Pernah denger lagu it is well with my soul?
Sekitar seminggu yang lalu, gue lagi buka timeline line gue. Sekedar lihat postingan temen-temen dan beberapa akun resmi yang memang gue add, dan diantaranya ada akun rohani.
Waktu gue scroll ke bawah, ada satu postingan yang menarik. "History lagu It is well with my soul"
Kalo kalian yang belom tau sejarahnya bisa baca disini.
Nah, udah baca kan?
Gimana menurut kalian?
Okay sambil gue cerita sekalian di play lagu ini bagi kalian yang belum pernah denger lagu ini sebelumnya...
Kondisi gue waktu itu sedang menunggu pengumuman hasil test salah satu perguruan tinggi, yang akan keluar 4 hari lagi, dan tentu gue berharap Tuhan kasih jawaban sesuai dengan apa yang gue doakan,
Empat hari kemudian. . .
Saat gue buka di web pengumumannya, nama gue nggak ada bro.
Gue nggak lulus.
Gue gagal.
Nyess bgt.
Gue nangis sebajir-banjirnya, karena selama sebulan gue telah mempersiapkan ujian ini. Gue bela-bela-in pulang malem buat belajar dan tidur larut malam, dan nggak lupa gue juga berdoa. Tapi hasilnya gue nggak lulus.
Sedih? pasti
Hampir 2 hari gue nangistapi nggak full nangis juga sih, tentu gue makan dan mandi he he he dan ngerenung banyak hal. Tapi....
tiba-tiba gue inget lagu ini
Sekitar seminggu yang lalu, gue lagi buka timeline line gue. Sekedar lihat postingan temen-temen dan beberapa akun resmi yang memang gue add, dan diantaranya ada akun rohani.
Waktu gue scroll ke bawah, ada satu postingan yang menarik. "History lagu It is well with my soul"
Kalo kalian yang belom tau sejarahnya bisa baca disini.
Nah, udah baca kan?
Gimana menurut kalian?
Okay sambil gue cerita sekalian di play lagu ini bagi kalian yang belum pernah denger lagu ini sebelumnya...
Kondisi gue waktu itu sedang menunggu pengumuman hasil test salah satu perguruan tinggi, yang akan keluar 4 hari lagi, dan tentu gue berharap Tuhan kasih jawaban sesuai dengan apa yang gue doakan,
Empat hari kemudian. . .
Saat gue buka di web pengumumannya, nama gue nggak ada bro.
Gue nggak lulus.
Gue gagal.
Nyess bgt.
Gue nangis sebajir-banjirnya, karena selama sebulan gue telah mempersiapkan ujian ini. Gue bela-bela-in pulang malem buat belajar dan tidur larut malam, dan nggak lupa gue juga berdoa. Tapi hasilnya gue nggak lulus.
Sedih? pasti
Hampir 2 hari gue nangis
tiba-tiba gue inget lagu ini
When peace, like a river, attendeth my way
When sorrows like sea billows roll
Whatever my lot, Thou has taught me to say
It is well with my soul
... dan kesusahan menimpaku. T'lah Kau ajarku mengingat firman-Mu. Nyamanlah (tenanglah) jiwaku.
Mungkin kasusnya nggak sama dengan yang dialami sang pencipta lagu ini, Horatio Gates Spafford, dan masalah yang dialami gue nggak seberat beliau. Tapi lagu ini menguatkan gue banget.
Ketika ada suatu masalah yang terjadi dalam hidup kita, entah itu suatu
kegagalan dalam hidup
kesedihan karena kehilangan orang yang kita sayangi
atau bahkan semua yang kita miliki diambil dari pada kita
Ingat satu hal ini..
Yang terpenting, dan yang Tuhan lihat adalah bagaimana kita meresponi masalah yang kita alami saat itu? apakah kita kecewa? atau kita tetap mengasihi-Nya dan berkata It is well with my soul?
Gue diingatkan lewat lagu ini bahwa nyaman jiwaku yang sesungguhnya adalah jika hidup kita berada di dalam Tuhan Yesus yang sudah mati dan bangkit bagi kita.
Tuhan Yesus sayang kita, itu intinya, dan tetap percaya bahwa Dia tidak pernah merancangkan kecelakaan, melainkan hari depan yang penuh harapan.
Bahkan postingan gue sebelumnya harapan ku itu sengaja gue tulis, sekalian buat nguatin gue bahwa harapan gue sesungguhnya didalam Tuhan.
Bahkan postingan gue sebelumnya harapan ku itu sengaja gue tulis, sekalian buat nguatin gue bahwa harapan gue sesungguhnya didalam Tuhan.
Gue rindu nulis ini, dan bagi kalian yang nyasar baca blog gue ini, dan mungkin mengalami kasus yang sama kayak gue. Semoga tulisan gue ini jadi berkat buat kalian yang baca. Amin!
Komentar
Posting Komentar