Matahari mulai naik, terasa hangat di mataku. Semalam aku sengaja membuka tirai jendela sebelum tidur, supaya aku bisa langsung melihat matahari terbit. Aku suka matahari, dia kuat, dia terang dan dia setia... Tercium dari dapur bau kue pancake dengan aroma madu dan mentega. Oh betapa lezatnya! Ibuku punya 1000 alasan supaya aku bergegas turun. Mataku masih terpejam, merasakan detik demi detik sinar matahari yang menyentuh mukaku. Tak terasa hampir 5 menit, "kupikir aku akan mati dan terbakar oleh mu, matahari. Ah, aku harus bersiap-siap." Dengan sigap aku bangun dan merapihkan kasurku yang dipenuhi bulu angsa yang keluar dari robekan bantal. "Uh" kataku saat bulu angsa yang telah ku rapihkan keluar dan berterbangan ke udara dan mendarat tepat di hidungku. Aku menyusuri tangga dan ku dengar decitan kayu yang membuatku geli dan menahan tawa. Sampai di ujung tangga aku melihat ibu sedang mencuci beberapa gelas, aku segera masuk ke kamar mandi. Aku tak mau kena mar...
A lot of stories that you'll be dying to know